Pendampingan UMKM Berbasis Modul ILO Score di Salon Casey Bengkayang Kalimantan Barat
Original Full-Text Article
Download published version for reading and archivingAbstract
Salon Casey adalah salah satu UMKM yang ada di Bengkayang. Casey salon berdiri pada tahun 2011 nama casey salon dilatar belakangi dari nama anak pertama pemilik salon yang bernama casey stoner. Terdapat beberapa permasalahan yang ada di UMKM Salon Casey diantaranya tata letak barang kurang rapi tidak sesuai dengan posisinya, kebersihan lantai dan barang-barang masih ada debu yang menempel, Tempat cuci tangan yang belum tersedia. Hal ini dikarenakan keterbatasan dalam melakukan pengelolaan UMKM. Oleh karena itu, diperlukan pemberdayaan UMKM melalui pendampingan guna untuk meningkatkan perkembangan serta kesejahteraan UMKM yang ada di Kabupaten Bengkayang berdasarkan Modul ILO SCORE. Adapun tujuan dari pengabdian ini, adalah; 1) Memberikan pemahaman dan wawasan kepada pemilik Salon Casey terkait manajemen Berbasis Modul ILO Score, 2) Memberikan pemahaman dan wawasan terhadap modul 3K, dan 3) Memberikan pengetahuan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi kegiatan usaha. Adapun metode yang digunakan dari modul ILO SCORE yaitu 5S dan K3. Hasil dari kegiatan ini terciptanya kerjasama dan keberhasilan usaha Salon Casey, adanya peningkatan mutu dalam mengelola usaha, terciptanya budaya bersih, pengelolaan strategi dan sumber daya manusia, dan mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang hal ini merupakan pencapaian keberhasilan kegiatan berbasis ILO SCORE yaitu 5S dan K3.
Keywords:
Author Biographies
Program Studi Manajemen, Institut Shanti Bhuana Bengkayang, Jln. Bukit Karmel No. 1 Bengkayang 7921, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia
Program Studi Manajemen, Institut Shanti Bhuana Bengkayang, Jln. Bukit Karmel No. 1 Bengkayang 7921, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia
How to Cite
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License .
- Share: You are free to copy, distribute, and transmit the work in any medium or format.
- Adapt: You are free to remix, transform, and build upon the work for any purpose, even commercially.
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
References
Total: 15 References- Leonard, M., 2004. Bonding and bridging social capital: Reflections from Belfast. Sociology, 38(5), pp.927-944.
- Humphrey, C. and Mandel, R., 2020. The market in everyday life: ethnographies of postsocialism. In Markets and Moralities (pp. 1-16). Routledge.
- Agbobli, E., Lentswe, M. and Okyere, Francis., 2019. Surviving the Competition: A South African Case Study of Quality of Record Keeping and Economic Performance of Hairdressing Salons. International Journal of Management Sciences and Business Research, 8(6), pp.100-114.
- Qureshi, A., Bhakay, J. and Kamat, S., A Case Study of the Practices followed by Enrich Salons and Academy as part of the Beauty and Grooming Industry during the COIVID 19 Pandemic. Chetanas. XI(2), pp.4-1o.
- Market Growth Reports. 2022. Salon Hair Care Market Trends In 2022 : Growth, Size, Segmentation, Future Demands, Latest Innovation, Sales Revenue by Regional Forecast 2028| 117 Report Pages. URL: https://www.marketwatch.com/press-release/salon-hair-care-market-trends-in-2022-growth-size-segmentation-future-demands-latest-innovation-sales-revenue-by-regional-forecast-2028-117-report-pages-2022-05-25. Diakses tanggal 30 Mei 2022 (22:33).